(Matius 21 : 33 – 46)
Apa yang menjadi tantangan kehidupan manusia untuk dapat hidup membuahkan kehidupan yang manis ? Ya tidak lain adalah dosa yang merupakan hawa nafsu dan keinginan daging. Apapun yang dilakukan manusia selalu diwarnai oleh dosa, sehingga semua orang telah berbuat dosa telah kehilangan kemuliaan Allah. Bila demikian bagaimanakah mungkin manusia dapat menghasilkakn buah-buah yang manis dalam kehidupannya sehari-hari ? Inilah yang menjadi tantangan kehidupan orang kristen maupun keluargakeluarga kristen.
Seperti yang kita ketahui bahwa hidup yang berbuah bagi seorang anak Tuhan sesungguhnya dihasilkan oleh sumber yang ada didalam dirinya yakni Roh Kudus. Bagaimanakah mungkin seseorang akan menghasilkan buah Roh apabila hidupnya masih dikuasai keduaniawiannya. Mau tidak mau ia harus melepaskan hawa nafsu dan kedagingannya serta hidup dalam Yesus Kristus dan menjadi milik Yesus.
Otomatis ketika hidup dalam Yesus Kristus dan menjadi milik Yesus maka Roh Kudus juga akan menguasai seluruh hati dan pikiran kita hingga dengan demikian hasil dari segala keinginan, pikiran dan perbuatan akan di warnai dengan keindahan-keindahan. Dan bauh-buah itu seringkali kita sebutkan sebagai buah Roh yakni : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23).
Buah-buah inilah yang menjadi ciri kehidupan anak-anak Tuhan dan sekaligus menjadi petunjuk sampai seberapa jauh ia telah menjadi orang-orang yang hidup menurut kehendak Tuhan. Memang tidak mudah untuk hidup menghasilkan buah yang manis yang adalah tugas panggilan yang harus diperjuangkan terusmenerus setiap saat. Namun apabila kita tetap menempel pada pokok dari pohon anggur itu sendiri, maka bukanlah hal yang mustahil kita dapat berbuah dengan lebat dan tentunya dengan buah-buah yang manis dalam kehidupan ini.
8 Oktober 2023
Pdt. Jerdi Stevan
*Untuk Kalangan Sendiri – for Non-Moslem Only
