Category Archives: Renungan Minggu

“Komunitas yang Bersaksi”

Lukas 24 : 36 -48

LUKAS 24:36-48 terkait dengan 24:13-35. Yesus menampakan diri kepada Kleopas dan kawannya dijalan menuju Emaus. Setelah tahu Yesus bangkit, Kleopas dan kawannya berlari kembali ke Yerusalem menemui para murid. Kleopas bukan bagian dari 12 murid, tetapi ia pengikut yang mengenal dan dikenal Yesus. Ketika para murid mempercakapkan kesaksian Kleopas , Yesus hadir untuk menyakinkan mereka. Continue reading “Komunitas yang Bersaksi”

“Komunitas yang Dipulihkan dan Diutus”

Yohanes 20: 19 – 31

APAKAH “dipulihkan” dan “diutus” punya arti berbeda? Sesungguhnya, dua kata itu memang berbeda arti, namun memiliki kesatuan makna. Kita bisa membayangkan seperti hendak bepergian jauh menggunakan kendaraan, tentu kita akan terlebih ke bengkel untuk melakukan “perbaikan”. Setelah kondisi kendaraan benar-benar oke, tidak ada komponen yang rusak, barulah kita “menggunakan” tanpa kuatir. Begitu pula, bila raja hendak mengutus panglima ke medan laga, tentu harus memilih orang yang bisa diandalkan. Jika panglima sedang cidera, ia harus lebih dulu diobati agar layak diutus berperang. Continue reading “Komunitas yang Dipulihkan dan Diutus”

“Mengikut Jalan Kemuliaan Yesus”

Yohanes 12: 20 – 33

Orang-orang Farisi itu berkata seorang kepada yang lain: “Kamu lihat sendiri, bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah, seluruh dunia datang mengikuti Dia.” (Yoh. 12:19). Perhatikan, bagaimana pengajaran digunakan untuk berebut pengaruh! Orang-orang Farisi itu sedang mencari kemuliaan dirinya. Menang-kalah mewarnai kehidupan agama, fokusnya bukan lagi Tuhan, tapi kemuliaan sang pemimpin atau golongan tertentu. Hal ini bukan hanya terjadi pada masa itu, namun juga sekarang. Kalau begitu, mengapa kita harus mengikuti jalan kemuliaan Yesus, apa bedanya? Continue reading “Mengikut Jalan Kemuliaan Yesus”