(Markus 1:1-8)
Allah yang diperkenalkan oleh Alkitab bukanlah allah yang berada di tempat sangat tinggi sehingga tidak dapat dijangkau oleh manusia. Dia bukan sejenis dewa yang sesudah menentukan nasib manusia dan sesudah itu tidak peduli sama sekali.
Allah Alkitab dikenal sebagai Allah yang punya hati, bersedia berurusan dengan manusia bahkan berprihatin terhadap kehidupan manusia. Allah ini tidak menyembunyikan keinginan untuk mengasihi manusia. Dia wujudnyatakan niat-Nya itu. Cinta itu Dia wujudkan melalui tindakan yang radikal revolusioner, dalam pribadi Yesus Kristus dengan semua karakter, dan sifat luhur-Nya, serta firman dan karya-Nya yang manusiawi serta sempurna.
Keputusan untuk nanti turun, dan menjadi manusia seperti diberitakan oleh Yohanes Pembaptis dan untuk itu ia menjadi pembuka jalan bagi-Nya (Mrk 1:1-8). Cintakasih Ilahi diwujud-nyatakan dengan sikap menjadi sama dan masuk sepenuhnya dalam kehidupan manusia.
Hal ini menyatakan penghargaan atas eksistensi manusia. Cintakasih itu menyatakan juga penerimaan kembali manusia berdosa melalui kesabaran Ilahi (2Pet 3:8-15) dan pengampunan atas segala dosa (Yes 40:1-11). Dengan begitu orang yang mestinya sudah dibuang mendapat kesempatan untuk menjalani hidup yang baru dalam damai sejahtera.
10 Desember 2023
Pdt. Em. Samuel Santoso
*Untuk Kalangan Sendiri – for Non-Moslem Only
