(Markus 1:21-28)
Waktu sekolah minggu, seorang guru bertanya apa yang menjadi ketakutan anak-anak. Saya masih ingat jawaban yang diutarakan waktu itu adalah setan. Siapa yang tidak takut setan? Waktu kecil saya tinggal di kampung yang memiliki banyak gang, gelap waktu malam, dan tentu bayangan hantu-hantu di film horor semakin bermunculan di otak. Guru yang baik itu mengajarkan kami lagu pendek yang dinyanyikan untuk meyakinkan kami bahwa kuasa Tuhan Yesus lebih besar daripada kuasa setan. Lagu itu sederhana, begini liriknya “Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, ada kemenangan. Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, Iblis dikalahkan. Dalam nama Tuhan Yesus, siapa dapat melawan.
Dalam nama Tuhan Yesus, iblis dikalahkan” Kuasa Kristus memang melebihi segalanya. Dalam Markus 1:21-28, Kuasa Kristus bukan hanya ditunjukkan melalui apa yang Ia ajarkan di Bait Allah, tetapi juga terlihat bagaimana Kristus mengusir roh jahat yang merasuki. Roh jahat itu dapat diartikan sebagai roh yang najis, tidak kudus. Roh jahat ini dapat dipahami sebagai suatu kuasa yang menuntun orang itu hidup dalam kehidupan yang jauh dari Tuhan. Kuasa ini tidak akan mungkin dapat menuntun, jika orang itu sendiri tidak membuka hatinya untuk kuasa jahat ini. Masa kini, masih banyak orang yang mencari pertolongan kuasa hitam untuk menolong pergumulan. Di sisi lain, masih banyak juga orang membiarkan dirinya dipimpin oleh amarah, dengki, nafsu, iri hati, dsb yang dapat membuat roh dalam hidupnya menjadi najis. Lawanlah dengan kuasa Kristus.
Biarkan kuasa Kristus yang memimpin hidup kita dan menuntun dalam damai sejahtera. Amin
28 Januari 2024
Pdt. Daniel Kristanto Gunawan
*Untuk Kalangan Sendiri – for Non-Moslem Only
