Hidup yang Berpengharapan

(Mazmur 23)
Oleh : Pdt Iman S Ibrahim

Hidup yang kita jalani ini bak roda yang berputar, kadang di atas, namun kadang di bawah, kadang ada dalam kejayaan, namun bisa jadi kita jatuh terpuruk dalam persoalan. Tidak ada seorang pun yang dapat imun dari persoalan. Orang baik atau orang beriman pun bisa mengalami dan jatuh dalam penderitaan. Ini realita kehidupan. Mungkin ada di antara kita yang saat ini juga sedang dalam persoalan. Entah itu sakit, persoalan keluarga, pekerjaan, usaha macett, dll. Continue reading Hidup yang Berpengharapan

“Pewarta Yang memulihkan”

(Yohanes 1 : 6 – 8; 19 – 28)
Oleh: Pdt. Untari Setyowati

Saudara yang dikasihi Kristus,
Ada pepatah yang mengatakan: “Kalau sudah duduk, lupa berdiri”. Hal ini biasanya ditujukan kepada orang-orang yang tidak bersedia melakukan regenerasi organisasi, tidak bersedia posisinya digantikan oleh orang lain. Entah karena posisi tersebut nyaman sehingga sulit mengakui bahwa dirinya sudah waktunya berganti, atau pun mengalami post power syndrome (mengalami masalah psikologi: ia biasa memimpin dan saat tidak menjadi pemimpin, ia menjadi penganggu). Continue reading “Pewarta Yang memulihkan”

“MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN”

Oleh Pdt. Em. Agus Susanto
Baca : Yohanes 4 : 5 – 42

Mendengar kata ‘sembah’ maka asosiasi kita langsung tertuju kepada sebuah kegiatan ‘ibadah’ yang sifatnya melakukan kegiatan ritual (menyanyi, berdoa, baca firman, dengar kotbah, memberi persembahan dsb). Tentu hal ini sama sekali tidak salah, karena memang itulah yang kita lakukan dalam menjalankan ibadah seperti sekarang ini, namun demikian juga bisa dikatakan ‘tidak sepenuhnya benar’, mengapa? Continue reading “MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN”